Di Jogja, Singkong Bisa Diolah Jadi Aneka Kuliner Lezat Seperti Ini!

Jogja itu kota inovatif. Selain menawarkan beragam tempat wisata baru yang booming seperti Upside Down World Jogja, Jogja Bay hingga bukit cantik bernama Bukit Breksi, ternyata kota cantik ini juga menawarkan inovasi kuliner yang menarik. Salah satunya adalah inovasi makanan yang dibuat dari singkong. Di Jogja singkong bisa jadi apa sih? Yuk cari tahu disini!

Gatot

Gatot dan Tiwul
Gatot dan Tiwul blogmarji.blogspot

Gatot adalah makanan unik yang dibuat dari fermentasi singkong. Meski pembuatannya terlihat kurang sedap dipandang mata, namun hasilnya tak usah ditanya. Legit, manis dan gurih parutan kelapa semakin menambah nikmat camilan lawas yang satu ini. Meski asli Gunungkidul, gatot dapat ditemui di beberapa lokasi di luar Gunungkidul. Gatot dapat ditemukan di berbagai pasar tradisional di Jogja.

Tiwul

Lain halnya dengan tiwul. Meski sama-sama dibuat dari singkong, tekstur tiwul mirip dengan nasi. Bedanya nggak usah pakai lauk kalau mau nyicip makanan yang satu ini. Dalam penyajiannya, tiwul cukup diberi topping gula jawa cair dan parutan kelapa. Penjual gatot di pasar tradisional umumnya juga menjual tiwul maupun nasi ketan. Jadi sekali datang, Anda dapat memilih kuliner lawas lainnya. Asyik kan?

Mie Pentil

Sesuai dengan namanya, mie pentil merupakan mie yang memiliki bentuk dan tekstur layaknya pentil sepeda. Gilik, kenyal tapi gurih dan nikmat, begitulah kiranya. Apalagi mie ini disajikan dengan taburan bawang goreng dan sambal. Mie pentil banyak dijual di pasar. Satu bungkus mie pentil dijual dengan harga seribu rupiah saja.

Mie Lethek

Mie Lethek
Mie Lethek travelblog.ticktab

Lain halnya dengan mie lethek. Kata lethek sendiri diambil dari bahasa Jawa yang berarti kurang bersih yang erat kaitannya dengan penampakan mie yang berwarna kecokelatan. Namun jangan salah, semua proses dalam pembuatan mie ini dilakukan dengan cara yang higienis. Mie lethek merupakan makanan khas kawasan Srandakan, Bantul. Di sana, Anda dapat menemukan banyak warung yang menjajakan mie lethek, baik yang digodog maupun digoreng. Selain itu, kini ada pula mie lethek yang dijual dalam bentuk kemasan tanpa bumbu. Jadi Anda dapat berkreasi sesuai selera.

Mie Pedes

Inovasi olahan singkong tidak berhenti sampai di sini. Selain keempat kuliner di atas masih ada satu jenis mie lagi yang dapat Anda temui saat di Jogja. Mides atau mie pedes namanya. Jenis mie ini dinamakan mides karena umumnya dimasak dengan citarasa pedas. Kalau soal rasa dan tekstur mie, mides hampir mirip dengan mie pentil. Mides merupakan olahan mie khas Pundong, Bantul, Jogja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s