Keseruan Perayaan Imlek di Berbagai Tempat di Indonesia

Selain identik dengan atraksi barongsai, kini perayaan Imlek identik pula dengan berbagai kuliner lezat seperti kue keranjang hingga kue bulan. Uniknya setiap daerah di Indoensia memiliki cara unik tersendiri untuk merayakan Imlek. Di Semarang ada Pasar Semawis, di Solo ada Grebeg Sudiro di Jogja ada Pekan Budaya Tionghoa. Penasaran dengan berbagai keunikan perayaan Imlek khas nusantara tersebut? Berikut beberapa diantaranya!

Grebeg Sudiro

Grebeg Sudiro
Grebeg Sudiro surakarta.go.id

Grebeg Sudiro merupakan tradisi perayaan Imlek di Solo yang cukup unik. Pasalnya perayaan Imlek di kota cantik ini berbalut budaya Jawa yang begitu kental. Seperti yang telah diketahui bersama, Grebeg merupakan istilah dalam Bahasa Jawa yang digunakan untuk menyambut berbagai hari khusus seperti kelahiran Nabi Muhammad SAW, Syawal hingga Idul Adha. Akulturasi dalam perayaan Imlek khas Solo ini merupakan wujud nyata harmonisasi antar dua etnis yang berbeda. Dalam acara ini akan ada gunungan yang disusun dari ribuan kue keranjang. Usai diarak dalam pawai, nantinya gunungan kue keranjang pada Grebeg Sudiro akan diperebutkan warga.  Tahun ini Grebeg Sudiro dihelat pada tanggal 17 hingga 27 Januari yang lalu.

Pasar Imlek Semawis Semarang

Perayaan Imlek di Semarang tak akan lepas dari helatan Pasar Imlek Semawis dan Pasar Semawis. Pasar Imlek Semawis merupakan acara yang digelar di kawasan Pecinan beberapa hari sebelum Tahun Baru Imlek. Acara ini dikembangkan dari tradisi setempat dalam mempersiapkan datangnya tahun baru. Tahun ini Pasar Imlek Semawis digelar pada tanggal 24 hingga 26 Januari yang lalu. Sedangkan Pasar Semawis merupakan pasar makanan Semarangan yang diadakan setiap akhir minggu di Gang Warung.

Pekan Budaya Tionghoa

Pekan Budaya Tionghoa
Pekan Budaya Tionghoa http://www.facebook.com

Lain Solo, lain pula dengan Jogja. Kalau Solo punya Grebeg Sudiro, Jogja punya Pekan Budaya Tionghoa. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang dihelat selama 5 hari saja, tahun ini Pekan Budaya Tionghoa akan dihelat selama satu minggu penuh, mulai tanggal 5 hingga 11 Februari nanti di Kampoeng Ketandan Malioboro. Pekan Budaya Tionghoa ke-12 kali ini akan diisi berbagai kegiatan menarik, mulai dari Jogja Dragon festival, pagelaran tari seniman tari dari berbagai daerah, pertunjukan Wayang Potehi, pameran Budaya Ketandan, hingga dibukanya berbagai stand kuliner dalam rangkaian festival Kuliner Nusantara. Selain itu, berbagai propinsi yang memiliki asrama di Jogja akan turut serta memeriahkan acara ini. Asyiknya lagi, acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai lomba menarik seperti grand final Koko Cici Jogja 2017, dance competition hingga sarasehan dan demo batik peranakan. Asyik kan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s