Tempat-Tempat yang Sayang Dilewatkan Saat Liburan Imlek di Semarang

Kalau bicara soal liburan Imlek, tentu Semarang menjadi salah satu kota yang patut untuk dilirik. Pasalnya kota cantik ini menawarkan begitu banyak destinasi wisata yang begitu menarik, mulai dari wisata religi ke berbagai klenteng ternama hingga wisata kuliner di Pasar Semawis yang menawarkan aneka rupa makanan yang begitu legendaris! Yang mau wisata religi ke Semarang, yuk intip sama-sama!

Klenteng Sam Poo Kong

Klenteng Sam Poo Kong
Klenteng Sam Poo Kong wisatajateng.com

Kalau bicara tentang liburan Imlek di Semarang, pasti tak akan lepas dengan Klenteng Sam Poo Kong. Klenteng Sam Poo Kong dibangun sebagai ucapan terima kasih atas jasa laksamana Cheng Ho. Cerita tentang laksamana yang melegenda ini berawal dari sakitnya awak kapal sang laksamana dalam perjalanan melayaran menyusuri pantai Laut Jawa. Saat “bersandar” di Semarang, ternyata banyak awak kapal yang menikah dengan penduduk lokal. Sepeninggal laksamana, akhirnya penduduk setempat membangun klentang di dekat gua yang banyak digunakan laksamana Cheng Ho untuk bersemedi.

Klenteng Tay Kak Sie

Lain Klenteng Sam Poo Kong, lain pula Klenteng Tay Kak Sie. Klenteng Klenteng Tay Kak Sie merupakan klenteng tua yang dibangun sekitar tahun 1764. Ada yang unik dari klenteng yang berlokasi di Gang Lombok No. 62 ini. Tidak seperti klentang yang lainnya, di depan Klenteng Tay Kak Sie Anda dapat melihat replika kapal Laksamana Cheng Ho yang dibuat tahun 2005 lalu. Asyiknya lagi, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk saat memasuki replika kapal kenamaan ini. Uniknya, replika kapal Laksamana Cheng Ho ini ternyata digunakan sebagai panggung untuk berbagai acara, mulai dari perayaan hari besar umat Tionghoa hingga pertunjukkan seni dan hiburan untuk masyarakat sekitar.

Pasar Semawis

Es Cong Lik
Es Cong Lik dapoernjonja.wordpress.com

Satu lagi yang sayang untuk dilewatkan saat menikmati liburan Imlek di Semarang. Apalagi kalau bukan Pasar Semawis. Pasar Semawis merupakan pasar makanan Semarangan yang diadakan setiap akhir minggu di Gang Warung. Di event ini, Anda dapat mencicipi berbagai kuliner unik khas Semarang yang begitu melegenda mulai dari Bakcang, Es Cong Lik hingga kuliner inovatif unik seperti Mie Cool. Cong Lik sendiri merupakan sebuah singkatan yang diambil dari bahasa Jawa “kacung cilik”, yang berarti pembantu yang usianya masih belia. Julukan Cong Lik ini diberikan pada Sukimin, pemilik warung es Cong Lik yang legendaris itu.

Nggak bingung lagi kan saat mau liburan Imlek di Semarang?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s